gambar belakang
Amerika Serikat Ajak Pengembang AI Bentuk Sistem Keamanan Si
Amerika Serikat Ajak Pengembang AI Bentuk Sistem Keamanan Siber
Carla
28 Maret 2024
Amerika Serikat Ajak Pengembang AI Bentuk Sistem Keamanan Si

Pemerintah Amerika Serikat mengajak sejumlah pengembang teknologi kecerdasan buatan (AI) di antaranya Anthropic, Google, Microsoft, dan OpenAI untuk berkompetisi dalam membentuk sistem keamanan siber dengan memanfaatkan AI.

Kompetisi yang bernama AI Cyber Challenge itu diumumkan dalam konferensi Black Hat USA di Las Vegas pada Rabu (9/10). Ajang yang digelar oleh badan Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) itu memberikan imbalan sebesar 20 juta dolar Amerika (Rp 303 milyar) untuk sistem keamanan siber AI terbaik yang dapat melindungi infrastruktur pemerintah mulai dari sektor transportasi hingga energi listrik.

“Dalam dunia yang semakin terhubung, perangkat lunak mendasari segala sesuatu mulai dari utilitas publik hingga sistem keuangan kita. Penjaga ruang siber ditugaskan untuk melindungi labirin teknologi yang menakutkan, dan hari ini, mereka tidak memiliki alat yang mampu menjaga keamanan pada skala ini,” kata Manajer Program DARPA, Perri Adams kepada dari The Verge, disiarkan Rabu (9/8) waktu setempat.

Meskipun AI berpontensi dimanfaatkan dalam serangan siber salah satunya dengan menghasilkan kode berbahaya, beberapa ahli percaya bahwa kemajuan teknologi AI dapat membantu memperkuat pertahanan siber organisasi dengan memungkinkan ahli keamanan siber untuk melakukan tugasnya dengan lebih efisien.

Menurut jajak pendapat Kroll terhadap para pemimpin bisnis global, lebih dari setengahnya mengatakan bahwa mereka sekarang menggunakan AI dalam sistem keamanan siber terbaru mereka.

Para peserta dijadwalkan akan memulai tahap kualifikasi pada musim semi mendatang dan peserta yang lolos akan berlomba di semifinal saat perhelatan DEF CON tahun depan. Setelah itu, lima peserta terbaik akan bersaing di putaran final saat DEF CON 2025.

Adams menjelaskan pemenang kompetisi tersebut kemudian akan diminta untuk membuka sumber sistem mereka sehingga dapat digunakan oleh semua orang mulai dari sukarelawan, pengembang sumber terbuka, hingga industri komersial.

Dia berharap AI Cyber Challenge tidak hanya menghasilkan sistem keamanan siber generasi baru tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi AI dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat dengan melindungi fondasi kritisnya.

ITU Dukung Indonesia Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Wamenkominfo Nezar Patria menyampaikan bahwa ITU sepenuhnya mendukung upaya Indonesia membangun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
Baca Lebih Lanjut

Bagaimana Sensor Strain Gauge Bekerja pada Sistem WIM Modern?

Sensor strain gauge merupakan salah satu teknologi utama dalam sistem Weigh In Motion (WIM) yang mampu mengukur beban kendaraan secara akurat
Baca Lebih Lanjut

WIM-VISI: Teknologi Cerdas Dorong Indonesia Bebas ODOL 2027 | PT Visi Global Teknologi

PT VGT gelar seminar “WIM for the Future” dorong teknologi WIM dukung Indonesia Bebas ODOL 2027. Solusi transportasi cerdas & berkelanjutan.
Baca Lebih Lanjut
Visi Global Teknologi
LinkedinFacebookTwttier

Legal

Privacy Policy
Visi Global Teknologi

Copyright © 2023 Visi Global Teknologi. All rights reserved.